LATAR BELAKANG BERDIRI PERUSAHAAN
| ||
| ||
| ||
| ||
| ||
| NEW PRODUCT |
Tampilkan postingan dengan label Hydorchloric Acid (HCL) 01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hydorchloric Acid (HCL) 01. Tampilkan semua postingan
Senin, 12 Maret 2012
Kondisi Jalan yang Curam Kirim HCl ke Costumer
Kondisi jalan yang curam dengan ketinggian mendaki yang tinggi juga mampu ditempuh oleh CV. LUMADA bitha SUKSES dalam pengiriman barang. Inilah salah satu lokasi yang sangat tinggi dakian ditempuh oleh armada angkutan Lumada dalam memenuhi kebutuhan HCL (Hydrochloric Acid) Kadar 32% ke costumer dalam pengiriman barang. Oleh karena itu jangan ragu bermitra bisnis dengan LUMADA Group.
Rabu, 19 Oktober 2011
Hydrochloric Acid (HCl) 32%
Nama Kimia : Asam Klorida
Kode kimia : HCl
Bentuk : Liquid
Kadar : 32 %
Berat Jenis : 1,2
Kemasan : Tanki,( Minimum 10 Ton )
Drum, 250 Kg/ Drum
Selasa, 04 Oktober 2011
Kirim HCL dalam kemasan Drum Min Quantity 1 ton
Kirim Hydrochloric Acid (HCL) 32% ke Costumer dalam kemasan Drum Min Quantity 1 ton
Rabu, 14 September 2011
Minggu, 17 Juli 2011
MSDS Kimia Hydrochloric Acid (HCL)
MATERIAL SAFETY DATA SHEET
Rumus : HCl 33 %
Nama Chemical : Asam Klorida
SIFAT KHUSUS
Asam klorida adalah larutan encer mengandung 33 % asam klorida. Larutan ini jernih tidak berwarna sampai kuning pucat, larut dalam air dan mempunyai bau/odor yang tajam/menyesakkan.
BAHAYA
Produk ini sangat korosif dan dianggap beracun melalui semua jalur paparan. Rute utama paparan biasanya ialah kontak kulit/mata dengan cairan. Kontak mata sangat menyakitkan dan menyebabkan kerusakan kornea dengan cepat. Uapnya sangat iritatif dan korosif terhadap mata. Kontak kulit menyebabkan kerusakan cepat pada aringan dan memperparah kondisi kulit yang ada
BAHAYA API
Produk ini tidak mudah terbakar, tidak membakar, tapi panas menimbulkan uap/kabut yang sangat beracun. Gunakan pakaian pelindung lengkap dan alat pernapasan (SCBA). Jika terjadi kebakaran, gunakan semburan air, dinginkan container dengan siraman
PENYIMPANAN
Lantai sebaiknya terlapisi dengan bahan tahan asam. Simpan dalam container aslinya, Jaga tetap tersegel aman. Simpan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, jauhkan dari alkali, agen pengoksidasi dan chemical yang mudah terurai seperti sulfida, karbonat, logam, oksida logam, hidroksida, amin, karbida, formaldehid. Lindungi container dari kerusakan fisik dan sinar matahari langsung. Cek rutin kebocorannya.
KEMASAN
Drum Polyethylene @ 200 liter/drum
Mobil Tanki (RTC) dengan pelapisan karet/FRP
PEMAKAIAN
Asam klorida dipakai sebagai reagent laboratorium; pembersihan bagian-bagian logam;penghilangan karet dan kerak, hidrolisis starch dan protein dalam persiapan makanan; “spirits of salts” untuk pembersihan kapur dan masonry pada pekerjaan bangunan baru ;flux/komponen flux untuk pengelasan;pembuatan “ killed spirits”.
PERTOLONGAN PERTAMA
Jika tertelan, cuci mulut dengan banyak air. Jangan dimuntahkan, berikan segelas air dan beri perawatan medis. Jika terkena mata/kulit. Basuh segera dengan banyak air minimal 15 menit, lepaskan semua pakaian termasuk sepatu yang terkontaminasi. Berikan perawatan medis. Jika terhirup, pindahkan pasien ke udara segar, baringkan,hangatkan dan istirahatkan, berikan perawatanmedis jika perlu.
BAHAYA LEDAKAN
Produk ini tidak mudah menyala. Pemanasan menyebabkan akspansi atau penguraian yang menyebabkan bahaya pecah tanki/container. Penguraian menghasilkan kabut beracun klorin
TUMPAHAN DAN PEMBUANGAN
Jangan menyentuh bahan tumpahan/cecerannya. Gunakan pakaian PVC lengkap dan alat pernapasan. Wadah dan serap tumpahan dengan pasir, tanah, bahan inert atau vermiculte. Gunakan soda abu atau kapur untuk netralisir. Kumpulkan residunya. Semua material pembersih dipindahkan, diwadahi, disimpan dengan baik dan dibuang ke tempat yang aman/sesuai. Gunakan kembali produk jika mungkin.
INFORMASI PRODUK
Nomer ID DOT : UN 1789
Kelas Bahaya DOT : Korosif, Gas Beracun
Sabtu, 11 Desember 2010
Foto Hydrochloric Acid (HCl) 32% waktu dikirim ke Kalimantan Timur
Foto Hydrochloric Acid yang sudah dimasukkan dalam Countenair waktu di kirim ke Kalimantan Timur via laut dengan keterangan sebagai berikut ;
Nama produk : Hidrochloric Acid (HCl) kadar 32%
Kemasan : Drum (isi @ 250 Kg/ drum)
Countenair : Muatan 20 ton (20 Feeat)
Maksimal Drum : 80 Drum
Tujuan kirim : Kalimantan Timur
Senin, 25 Oktober 2010
CERTIFICATE OF ANALYSIS Hydrocloric Acid (HCl)
CERTIFICATE OF ANALYSIS
Name of Product : Hydrochloric Acid (TK-1)
Test Item
|
Unit
|
Test Result
|
Specifications
|
Test Method
|
HCl
Fe203
ROI
|
%
%
%
|
33.14
0.0002
0.012
|
32 Min
0.0005 Max
0.05 Max
|
SNI 06 – 2557 – 1992
|
April, 2010
Quality and Research Department
Selasa, 28 September 2010
COA Hydrochloric Acid (HCl) Min 32 %
CERTIFICATE OF ANALYSIS
Name of Product : Hydrochloric Acid (TK-1)
Test Item
|
Unit
|
Test Result
|
Specifications
|
Test Method
|
HCl
Fe203
ROI
|
%
%
%
|
33.14
0.0002
0.012
|
32 Min
0.0005 Max
0.05 Max
|
SNI 06 – 2557 – 1992
|
April, 2010
Quality and Research Department
MATERIAL SAFETY DATA SHEET (MSDS) Hydrochloric Acid (HCl)
MATERIAL SAFETY DATA SHEET
PRODUCT
Hydrochloric Acid
1. IDENTITAS PRODUK DAN PERUSAHAAN
NAMA PRODUK : Asam Hydrochloric
RUMUS KIMIA : HCl
CODE PRODUKSI : -
SYNONIM : Asam chloride, asam muriat, Hydrogen
Chloride
COMPANY NAME : CV. LUMADA BITHA SUKSES
ALAMAT : TAMAN ROYAL 3 BLOK A.17 NO.07
RT.01/RW.09 PORIS PLAWAD CIPONDOH
NO TELEPON : 021. 5575 2101
NO FAXIMILE : 021. 554 2837
2. KOMPOSISI BAHAN
Bahan ……% berat CAS No.7647-01-0
Batas pemaparan : 5ppm ( 7,5 mg/m3 ) ( TLV-C )
3. IDENTIFIKASI BAHAYA
Ringkasan bahaya yang penting :
Asam chloride sangat korosif dan toksik serta iritatif bila kontak dengan kulit, mata atau terhirup.
Akibatnya terhadap kesehatan :
MATA
Menyebabkan iritasi bahkan dapat menyebabkan kebutaan
KULIT
Menyebabkan luka bakar dan dermatitis
TERTELAN
Menyebabkan luka bakar membrane mukosa di mulut, Esophagus dan mulut
TERHIRUP
Menyebabkan bronchitis kronis
Karsinogenik : Tidak ada efek
Teratogenik : Tidak ada efek
Reproduksi : Tidak ada efek
4. TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
Terkena pada :
MATA
Bilas dengan air mengalir sekurang-kurangnya 15 menit
KULIT
Cuci dengan air sebanyak-banyaknya. Segera lepaskan pakaian yang terkontaminasi.
TERTELAN
Bila sadar, beri minum 1 – 2 gelas untuk pengenceran. Hindari pemanis buatan.
TERHIRUP
Segera pindahkan korban ke tempat yang cukup udara, berikan pernafasan buatan atau oksigen korban segera bawa ke dokter.
5. TINDAKAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN
a. Sifat- sifat bahan mudah terbakar : Tidak mudah terbakar
Titik nyala : -
b. Suhu nyala sendiri : -
c. Daerah mudah terbakar
Batas terendah mudah terbakar : -
Batas tertinggi mudah terbakar : -
d. Media pemadam api :
Dapat dilakukan dengan pemadam api biasa. Wadah yang terpapar panas
dapat di semprot dengan air agar dingin, tetapi air tidak boleh masuk ke
dalam wadah.
e. Bahaya khusus : -
Bila kontak dengan logam akan menghasilkan gas hydrogen yang mudah
Terbakar
f. Instruksi pemadam api : -
Dapat dilakukan dengan pemadam api biasa. Wadah yang terpapar panas dapat disemprot dengan air agar dingin tetapi air tidak boleh masuk ke dalam wadah
Pakailah pakaian pelindung diri dan alat pelindung pernafasan
6. TINDAKAN TERHADAP TUMPAHAN DAN KEBOCORAN
a. Tumpahan dan kebocoran kecil
Bila kebocoran tidak besar, tutup dengan tanah kering, pasir kering atau material lain yang tidak terbakar diikuti dengan lembaran plastik untuk menghindari penyebaran atau kontak dengan air hujan.
b. Tumpahan dan kebocoran besar
Penanganan kebocoran gas atau tumpahan larutan Hcl harus memakai alat pelindung diri, terutama pelindung pernafasan, kulit (badan)
c. Alat pelindung diri yang digunakan
Respirator kimia penyerap HCL atau respirator udara (SCBA), Kacamata
(goggles) atau perisai muka (Full face), gloves (neoprene, nitrile).
7. PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BAHAN
a. Penanganan bahan
Bekerja dengan gas atau uap HCl harus dalam almari asam. Waspada terhadap kebocoran gas.
b. Pencegahan terhadap pemaparan
Gunakan SCBA dan pakaian pelindung
c. Tindakan pencegahan terhadap kebakaran dan peledakan
d. Penyimpanan
Simpan di tempat dingin, berventilasi dan lantai gedung harus tahan asam.
e. Syarat khusus penyimpanan bahan
Jauhkan dari bahan oksidator dan bahan alkali, serta sianida, sulfida, formadehid, logam natrium, merkuri sulfat dan amonium hidroksida. Periksa kebocoran wadah asam.
8. PENGENDALIAN PEMAJANAN DAN ALAT PELINDUNG DIRI
a. Pengendalian teknis
Gunakan Ventilasi umum yang mencakup untuk menjaga debu ke tingkat serendah mungkin.
b. Alat pelindung Diri
Respirator kimia penyerap HCl atau respirator udara, kacamata (goggles), perisai muka (full face), sarung tangan karet (neoprene gloves)
9. SIFAT – SIFAT FISIKA DAN KIMIA
Bentuk : Cair
Bau : menyengat
Warna : Bening sampai agak kekuningan
Titik didih : 85 C
Titik lebur : -25 C
Tekanan uap (20 C) : 20 mbar
Kelarutan dalam Air (20 C) : terlarut 82,3 g/ 100 m
pH (20 C) : 1
10. REAKTIFITAS DAN STABILITAS
a. Sifat Reaktifitas
Senyawa HCl stabil pada suhu kamar. Oleh pengaruh panas akan terurai
menjadi hydrogen dan klor. Larutan dalam air sangat reaktif dengan logam-logam dan menghasilkan gas hydrogen yang eksplosif. Bereaksi dengan oksidator menghasilkan gas khlor yang toknik.
b. Sifat stabilitas
Stabil pada tekanan dengan temperatur yang normal.
c. Kondisi yang harus dihindari : panas dan lembab
d. Bahan yang harus dihindari :
Aluminium, amines, carbide, hydrida, fluor, logam alkali, logam, basa kuat garam dari asam oksihalogon, H2SO4 pekat, senyawa hydrogen semimetalik, semimetalic oxides, aldehyde, sulfida, lithium, silicide, vinymethyl ether
e. Bahan dekomposisi : Hydrochloric acid chlorine
f. Bahaya Polimarisasi : -
11. INFORMASI TOKSIKOLOGI
a. Nilai ambang batas ( NAB ) : 5 ppm ( 7,5 mg/m3 (TLV-C)
b. Terkena mata :Dapat menimbulkan iritasi mata dan kebutaan
c. Tertelan
LD 50 (tikus) : 000 mg/ Kg
d. Terhirup LC 50 (pernafasan) : 3124 ppm (V)/ 1 jam
(tikus)
e. Terkena kulit : Dapat menimbulkan luka bakar
f. Efek local : -
g. Pemaparan jangka pendek (akut)
Terhirup dapat menyebabkan iritasi pada hidung dan tenggorokan, saluran pernapasan atau kerusakan paru-paru
h. Pemaparan jangka panjang (kronik)
Bronchitis kronis bila sering menghirup gas dan dermatitis jika kontak dengan kulit
Karsinogen : tidak ada
Teratogen : tidak ada
Reproduksi : tidak ada
Mutagen : tidak ada
12. INFORMASI EKOLOGI
a. Kemungkinan dampak terhadap lingkungan
Efek Biologi lethal pada ikan dari 25 mg/l. Beracun pada organisme aquatik. Berbahaya dikarenakan perubahan pH
b. Degradasi lingkungan : -
c. Bio Akumulasi : -
13. PEMBUANGAN LIMBAH
Sebelum dibuang ke lingkungan, harus dinetralkan dengan alkali sampai Ph -9
14. PENGANGKUTAN
a. Peraturan Internasional : Peraturan DOT
b. Pengangkutan darat : truk tanki
c. Pengangkutan laut : Kapal laut
d. Pengakutan udara : tidak ada
15. PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. KEP 187/MEN/1999
Kamis, 19 Agustus 2010
Suplayer Kimia Hydrochloric Acid (HCl) 32%
Kami menjual Kimia Hydrochloric Acid (HCl) kadar 32%, juga Soda Ash Dense (Ansak) USA, Caustic Soda (NaOH) Liquid & Flake, Hydrochloric Acid (Hcl), Sodium Hypochlorite (NaOCl), Poly Alumunium Chloride (PAC), Alumunium Sulfat, Kianchem penjernih air. Kemasan Tanki atau kemasan drum atau kemasan Gerigen atau sak. Hub (021) 557 52 101, atau 08181 52 111 atau (021) 961 52 111 atau (021) 935 19 111 atau (021) 948 02 111 atau Fax (021) 554 2837 website http://lumada-group.com atau http://lumada-group.blogspot.com/
Langganan:
Postingan (Atom)









